Tengoklah ruangan di sudut sekolah itu
Kau akan dapat rasakan nafas-nafas kehidupan yang tak pernah mati
Begitu juga narasi-narasi yang hidup di pagi-siang hari
Setelah kita pergi nanti, kenanglah kepingan nama yang tergores di lembar kehadiranmu
Adakah yang terlupa?
ingat, kamu tak bisa membawa kami di kehidupanmu yang kedua.
kami harap kamu menjaganya
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Sunday, December 5, 2010
Tuesday, October 26, 2010
Sebuah Pergolakan
Bisakah aku terbangun kali ini
dan berjalan kembali ke pangkuan nyata?
Bisakah aku tak bersandar pada pikiranku sendiri
dan menghentikan tarian liar mereka?
Bahkan burung-burung tak lagi kembali ke sarangnya
dan putri malu tak cukup malu untuk bercerita
begitu juga dengan singa yang kehilangan wibawanya
Kenapa aku harus kembali? Dan bukankah Tuhan menciptakannya?
Begitulah, hidup tak lagi sama seperti apa yang kubaca
Yogyakarta, 26 Oktober 2010
Labels:
Puisi
Sunday, October 3, 2010
Mimpi
Dan aku telah mencurahkan pada pemilik hujan
tentang hati yang mengetuk keras bagai teriakan cahaya
di kala deras
Tengoklah bagaimana malam menenggelamkan takdirku
dan mulai menjejalkan fantasi yang mengintimidasi lewat
mimpi-mimpi tak sadarkan diri
Sudikah Kau memberikan sekelumit roh yang merajai raga-Mu?
bahkan ku tak meragukan itu
Demikian aku menanam peluh yang terkumpul di tiap durasi
sengaja membiarkannya tumbuh kekal abadi di atas mimpi...
Yogyakarta, Desember 2009
tentang hati yang mengetuk keras bagai teriakan cahaya
di kala deras
Tengoklah bagaimana malam menenggelamkan takdirku
dan mulai menjejalkan fantasi yang mengintimidasi lewat
mimpi-mimpi tak sadarkan diri
Sudikah Kau memberikan sekelumit roh yang merajai raga-Mu?
bahkan ku tak meragukan itu
Demikian aku menanam peluh yang terkumpul di tiap durasi
sengaja membiarkannya tumbuh kekal abadi di atas mimpi...
Yogyakarta, Desember 2009
Labels:
Puisi
Subscribe to:
Posts (Atom)